MEDIA PEMBELAJARAN ADMINISTRASI PERKANTORAN
Pertemuan ke 4
Dosen Pengampu
Bapak Agung Kuswantoro
Hidup Cuma sekali,
jangan menua tanpa karya dan inspirasi- Ridwan Kamil
Kalimat
tersebut jelas menjadi cambuk bahwa hidup terlalu singkat untuk hanya mengikuti
arus yang telah ada, menikmati hasil karya yang telah tercipta. Jika ingin
terus dikenang maka seorang manusia harus mampu menghasilkan suatu karya. Dalam
kelas media pembelajaran oleh Bapak Agung, mahasiswa selalu ditekankan untuk
dapat menghasilkan suatu karya, baik berupa tulisan seperti yang saya lakukan
pada arikel ini, maupun karya berupa produk media pembelajaran kreatif terutama
pada ranah administrasi perkantoran. Mahasiswa diajak untuk tidak hanya
berhenti pada mendengar namun juga menciptakan.
Nilai-nilai
tersebut tertuang dalam tugas yang diberikan yaitu berupa pembentukan kelompok
untuk kemudian berdiskusi mengenai media pembelajaran. Tahap awal, setiap
kelompok yang terdiri dari 5-6 orang ini harus memilih tema besar untuk
kelompok tersebut berupa materi yang akan mereka usung. Setelah ditentukan tema
besar, kemudian mereka kerucutkan menjadi sub-sub kecil dan akan mereka pilih
dengan tujuan memudahkan dalam pembuatan media pembelajaran agar terfokus pada
satu materi saja. Selanjutnya materi yang sudah terpilih tersebut dibuatkan
mind mapping.
Sebelumnya
mahasiswa diajak untuk bersama-sama mengkaji buku referensi media pembelajaran
karya Azhar Arsyad halaman 67 sampai 78, dikarenakan dalam buku tersebut
dijelaskan secara detail terkait dengan pertimbangan-pertimbangan dalam
pembuatan media pembelajaran. Selain itu, dalam buku tersebut juga dijelaskan
mengenai kategori pembelajaran seperti menghafal, keterampilan, berpikir
tinggi, dan lain sebainya.
Bapak
Agung menyampaikan bahwa untuk keterampilan menghafal pendidik dapat
menggunakan media MP3 yang berfokus pada pendengaran. Untuk keterampilan yang
membutuhkan pemikiran tinggi atau kognitif dapat menggunakan power point,
prezi, dan lain-lain. Sehingga dapat kita ketahui bersama bahwa pembuatan media
harus mempertimbangkan kebutuhan dan materi yang akan dibawakan.
Kesimpulan
yang dapat diperoleh pada pertemuan ini bahwa perlunya memahami terlebih dahulu
materi apa yang akan disampaikan untuk kemudian menentukan media apa yang tepat
untuk materi tersebut. Hal tersebut penting karena tidak semua media tepat
diterapkan dalam setiap materi pembelajaran.
Komentar
Posting Komentar